Pengertian Negara dan Bangsa, Hak dan Kewajiban Warga Negara.
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrin paling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme.
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.
Pengaturan Bela Negara dalam Perundang-undangan
Hak dan kewajiban warga negara dalam upaya bela negara diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Bab X tentang Warga Negara dan Penduduk, pasal 27 ayat (3) menyatakan bahwa “setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara”. Dalam batang tubuh UUD 1945, pengaturan hak dan kewajiban tersebut ditempatkan pada Bab Warga Negara dan Penduduk, yang mengandung makna bahwa pembelaan negara mengandung asas demokrasi dimana setiap warga Negara dengan tidak memandang suku, agama, ras, gender maupun kepentingan golongan, memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam upaya pembelaan Negara. Di sisi lain bahwa pembelaan Negara tidak hanya diperuntukkan untuk kepentingan pertahanan keamanan saja, akan tetapi untuk kepentingan semua aspek kehidupan.
Selanjutnya Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia, perihal bela Negara diatur pada Bab IV tentang Kewajiban Dasar Manusia, pasal 68 bahwa “setiap warga Negara wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan”. Lebih lanjut, perihal bela negara juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Bab III tentang Penyelenggaraan Pertahanan Negara, pasal 9 bahwa “Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela Negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan Negara.
Mengacu pada dasar tersebut di atas, dapat dipahami bahwa keikutsertaan dalam upaya pertahanan negara merupakan tanggung jawab dan kehormatan setiap warga negara. Sehingga tidak seorangpun warga negara boleh dihindarkan dari kewajiban ikut serta dalam pembelaan negara kecuali ditentukan dengan Undang-Undang. Pengaturan hak dan kewajiban warga negara dalam bela negara ini masih diperkuat lagi dengan lahirnya Keputusan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2006 tentang Penetapan tanggal 19 Desember sebagai Hari Bela Negara.
Urgensi Peningkatan Kesadaran Bela Negara dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa. Disadari bahwa sikap dan perilaku bela negara sebagai sebuah kesadaran tidaklah bersifat taken for granted, akan tetapi merupakan sesuatu yang harus diupayakan terus menerus dan berkelanjutan (never ending procces) untuk menyesuaikan dengan tuntutan perubahan jaman. Karena bangsa yang tidak mampu merespon perkembangan jaman, lambat laun bangsa itu akan kehilangan identitas nasionalnya. Bangsa yang malang akan kehilangan jati dirinya dan niscaya akan menjadi budak bangsa lain. Ia akan terpinggir dari parameter peradaban sejarah dan selanjutnya kemungkinan bangsa itu akan punah.
Tentu saja hal seperti ini bukanlah yang kita harapkan, karena sebagai bangsa yang pernah berjuang mati-matian untuk kemerdekaan Indonesia, sudah pasti tidak akan pernah rela menjadi bangsa yang terjajah kembali atau bahkan menjadi musnah. Oleh karena itu peningkatan kesadaran bela negara sebagai bagian dari upaya pembinaan kesadaran bela negara merupakan salah satu upaya pembangunan karakter bangsa dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia, merupakan long life education bagi bangsa Indonesia. Selama bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini masih kita inginkan keberadaannya maka selama itu pula pembinaan kesadaran bela negara tetap dibutuhkan bagi bangsa Indonesia.
Apabila hal tersebut telah menjadi kesadaran setiap warga negara Indonesia, maka integrasi bangsa terjaga, kedaulatan dan keutukan wilayah terjamin, kemandirian dan kesejahteraan bangsa dapat terbangun, sehingga bangsa Indonesia mampu mewujudkan kehidupannya sejajar dan sederajad dengan bangsa lain serta mampu berkompetisi di kancah global dengan prinsip “think globally but act locally”.
Dalam rangka pembentukan watak, karakter dan jati diri bangsa, kiranya upaya peningkatan kesadaran dan aktualisasi nilai-nilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara merupakan hal yang urgent untuk dikedepankan. Nilai bela negara hendaknya menjadi landasan sikap dan perilaku sekaligus menjadi kultur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Konsepsi bela negara tidak hanya sekedar rumusan idea yang berfungsi sebagai slogan atau jargon belaka, melainkan harus dituangkan, dimaknai dan diimplementasikan dalam interaksi sosial di masyarakat. Hendaknya disadari pula bahwa pembangunan watak (character building) merupakan suatu runtutan perubahan yang tanpa henti (never ending process), sebuah upaya yang harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.
Dari seluruh permasalah yang telah dijabarkan disini dapat ditarik sebuah benang merah, yakni sebagai wujud upaya turut menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara khususnya menghadapi kompleksitas ancaman nir militer di era global ini, maka kesadaran setiap warga negara dalam bela negara ini menjadi hal yang penting dan urgen. Mengingat kesadaran bela negara warga negara merupakan soft power bagi bangsa dan negara sekaligus dapat menjadi bargaining position bangsa dan negara di mata dunia.
sumber : http://chubhichubhi.blogspot.com/2011/04/pengertian-negara-dan-bangsa-hak-dan.html
Selasa, 13 Maret 2012
Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan Kompetensi yang Diharapkan
Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan. Kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai era pengisian kemerdekaan yang menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya.
Semangat perjuangan bangsa yang tak kenal menyerah telah terbukti pada Perang Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Semangat perjuangan bangsa tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan YME dan keikhlasan untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai-nilai perjuangan Bangsa Indonesia. Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam perjuangan fisik merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan pada titik yang kritis. Hal ini disebabkan antara lain oleh pengaruh globalisasi.
Dalam menghadapi globalisasi dan menatap masa depan untuk mengisi kemerdekaan, kita memerlukan perjuangan non-fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing. Perjuangan non-fisik sesuai bidang profesi masing-masing tersebut memerlukan saran kegiatan pendidikan bagi warga negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai calon cendikiawan pada khususnya yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan.
sumber:http://khairulchaniago.wordpress.com/1-latar-belakang-pendidikan-kewarganegaraan-dan-kompetensi-yang-diharapkan/
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan. Kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai era pengisian kemerdekaan yang menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya.
Semangat perjuangan bangsa yang tak kenal menyerah telah terbukti pada Perang Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Semangat perjuangan bangsa tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan YME dan keikhlasan untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai-nilai perjuangan Bangsa Indonesia. Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam perjuangan fisik merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan pada titik yang kritis. Hal ini disebabkan antara lain oleh pengaruh globalisasi.
Dalam menghadapi globalisasi dan menatap masa depan untuk mengisi kemerdekaan, kita memerlukan perjuangan non-fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing. Perjuangan non-fisik sesuai bidang profesi masing-masing tersebut memerlukan saran kegiatan pendidikan bagi warga negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai calon cendikiawan pada khususnya yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan.
sumber:http://khairulchaniago.wordpress.com/1-latar-belakang-pendidikan-kewarganegaraan-dan-kompetensi-yang-diharapkan/
Jumat, 30 Desember 2011
1 program 3 output
Di bawah ini merupakan contoh pragram turbo C,, dimana dalam program ini menghasilkan 3 otput dalam 1 program, langsung saja kita liat contoh kodingannya,,,
#include
#include
char nama [30];
char kelas [5];
char npm [8];
void main()
{
clrscr();
int x,nilai,i,j,k;
printf ("1. biodata\n");
printf ("2. gread\n");
printf ("3. deret\n");
scanf ("%d",&x);
switch(x)
{
{
case 1 : printf ("masukan nama :");scanf("%s",&nama);
printf ("masukan kelas :");scanf("%s",&kelas);
printf ("masukan npm :");scanf("%s",&npm);
printf ("nama anda %s\n kelas anda %s\n npm anda%s\n",nama,kelas,npm);
getch();
break;
case 2 : printf ("masukan nilai :");scanf("%d",&nilai);
if (nilai>=90)
printf ("gread A");
else
if (nilai>=80)
printf ("grade B");
else
if (nilai>=70)
printf ("grade C");
else
if (nilai>=60)
printf ("grade D");
getch();
break;
case 3 : printf ("masukan nilai :");scanf("%d",&k);
for (i=k;i>=1;i--)
{
for (j=1;j<=i;j++)
{
printf ("%d",i);
}
printf ("\n");
}
getch();
}
break;
default : printf (" "); }
getch();
}
jika kodingan di atas sudah semua di masukkan dengan benar ke dalam program langkah berikutnya tinggal meng COMPILE lalu di RUN, maka akan kluar output sbb
1. biodata
2. gread
3. deret
contoh 1: jika anda memilih biodata, ketik angka 1, tinggal mengisi nama,kelas,dan npm anda, EX
masukan nama : Malik fahad
masukan kelas : 2DB17
masukan npm : 36000111
contoh 2: jika anda memilih gread, ketik angka 2, tinggal memasukkan nilai yang anda inginkan. maka secara otomatis gread akan muncul. EX (100)
masukan nilai : 100
gread A
contoh 3: dan jika anda memilih deret, ketik angka3, tinggal memasukan nilai yang anda inginkan. EX : (6)
masukan nilai :6
666666
55555
4444
333
22
1
#include
#include
char nama [30];
char kelas [5];
char npm [8];
void main()
{
clrscr();
int x,nilai,i,j,k;
printf ("1. biodata\n");
printf ("2. gread\n");
printf ("3. deret\n");
scanf ("%d",&x);
switch(x)
{
{
case 1 : printf ("masukan nama :");scanf("%s",&nama);
printf ("masukan kelas :");scanf("%s",&kelas);
printf ("masukan npm :");scanf("%s",&npm);
printf ("nama anda %s\n kelas anda %s\n npm anda%s\n",nama,kelas,npm);
getch();
break;
case 2 : printf ("masukan nilai :");scanf("%d",&nilai);
if (nilai>=90)
printf ("gread A");
else
if (nilai>=80)
printf ("grade B");
else
if (nilai>=70)
printf ("grade C");
else
if (nilai>=60)
printf ("grade D");
getch();
break;
case 3 : printf ("masukan nilai :");scanf("%d",&k);
for (i=k;i>=1;i--)
{
for (j=1;j<=i;j++)
{
printf ("%d",i);
}
printf ("\n");
}
getch();
}
break;
default : printf (" "); }
getch();
}
jika kodingan di atas sudah semua di masukkan dengan benar ke dalam program langkah berikutnya tinggal meng COMPILE lalu di RUN, maka akan kluar output sbb
1. biodata
2. gread
3. deret
contoh 1: jika anda memilih biodata, ketik angka 1, tinggal mengisi nama,kelas,dan npm anda, EX
masukan nama : Malik fahad
masukan kelas : 2DB17
masukan npm : 36000111
contoh 2: jika anda memilih gread, ketik angka 2, tinggal memasukkan nilai yang anda inginkan. maka secara otomatis gread akan muncul. EX (100)
masukan nilai : 100
gread A
contoh 3: dan jika anda memilih deret, ketik angka3, tinggal memasukan nilai yang anda inginkan. EX : (6)
masukan nilai :6
666666
55555
4444
333
22
1
Rabu, 28 Desember 2011
Suratan Sahabat Ku
detik ke menit berubah menjadi waktu dan tanpa terasa kenangan yang kita lalui berakhir dengan berjalannya sang waktu dan kini hanya perpisahan yang ada di depan mata tanpa terasa sedikitpun jua,, sudah saatnya kita berpisah.
mmungkin cuman ucapan terimakasih yang bisa ku keluarkan dari bibir ini untukmu, terimakasih kamu telah memberi warna di kehidupanku selama di "NURUL AMANAH" dan terimakasuh banyak atas segala perhatian dan kasih sayang uang kau curahkan kepada ku meskipun semuanya hanya sebatas sahabat tapi sudah cukup memberiku arti persahabatan yang selama ini kucari.
maaf, karna hanya ini yang terakhir kalinya aku bisa kasih ke kamu, dan semoga kamu sukses tuk mencapai cita-cita mu. aku hanya bisa berdo'a untukmu tapi tak bisa memberi dukungan dari dekatmu. dan perlu kamu ingat kalo aku akan selalu mengingat dan selalu merindukanmu dimanapun kamu berada....
I MISS YOU
Sabtu, 24 Desember 2011
Kelebihan dan kekurangan Linux
Kelebihan Linux:
- Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
- Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
- Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
- Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
- Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
- Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
- Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
- Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
- Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
- Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
- Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
Kekurangan Linux:
- Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
- Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
- Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
- Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
- Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
- Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Jadi intinya adalah, sudah siapkah Anda beralih ke Linux?
Kita belajar Linux tidak untuk mempersulit diri sendiri, tetapi kita sedang melakukan perbaikan dalam mempelajari logika-logika dalam dunia komputer pada umumnya. Dengan mengenal Linux kita jadi tahu bahwa suatu program bisa berjalan karena ada kernel, kita juga bisa tahu apa yang membuat sistem operasi berjalan, kita tahu analogi-analogi pemrograman dan juga konsep-konsep dasarnya. Karena "Linux diciptakan hacker untuk hacker".(Linus Torvalds - Bapak Linux).
narasumber: http://10107411.blog.unikom.ac.id/kelebihan-dan.9k
gombalan gilaaaa part 2
cwo: pasti bapak kamu pembalap lari ya???
cw: koq tau??
cwo: karena diriku sulit mengejar dirimu yang sedang berlari....
cwo: satu di tambah satu sama dengan berapa???
cw: dua...
cwo: sama seperti cintaku yang ta'akan menduakan mu...
cwo: kaki tersa sakit???
cw: sakit kenapa???
cwo: sakit mengejar cintamu yang tak'kunjung ku dapatkan...
cwo: kamu tau gak samudra tu dalam???
cw: tau kenapa???
cwo: karena sama seperti cintaku yang sedalam samudra...
cw: koq tau??
cwo: karena diriku sulit mengejar dirimu yang sedang berlari....
cwo: satu di tambah satu sama dengan berapa???
cw: dua...
cwo: sama seperti cintaku yang ta'akan menduakan mu...
cwo: kaki tersa sakit???
cw: sakit kenapa???
cwo: sakit mengejar cintamu yang tak'kunjung ku dapatkan...
cwo: kamu tau gak samudra tu dalam???
cw: tau kenapa???
cwo: karena sama seperti cintaku yang sedalam samudra...
gombalan gilaaaa
cwo: aku liat bapak kamu tadi di sawah sambil nyangkul...
cw: emang kenapa???
cwo: ya karena cintamu yang telah menyangkul hati ku...
cwo: aku pusing melihat begitu banyak tugas kuliah... tapi tak masalah buat ku untuk menyelesaikan semua ini...
cw: emang kenapa???
cwo: ya karena ada kamu yang telah membuat ku semangat untukmenyelesaikan tugas kuliah ini...
cwo: kamu liat jalan di depan kita berliku liku???
cw: liat, emang kenapa??
cwo: sama seperti cintamu yang berliku liku di hati aku.....
cwo: kamu tau gk kenapa tulang rusuk aku kurang satu....
cw: tau kenapa???
cwo: karena yang satu lagi ada di kamu....
cw: emang kenapa???
cwo: ya karena cintamu yang telah menyangkul hati ku...
cwo: aku pusing melihat begitu banyak tugas kuliah... tapi tak masalah buat ku untuk menyelesaikan semua ini...
cw: emang kenapa???
cwo: ya karena ada kamu yang telah membuat ku semangat untukmenyelesaikan tugas kuliah ini...
cwo: kamu liat jalan di depan kita berliku liku???
cw: liat, emang kenapa??
cwo: sama seperti cintamu yang berliku liku di hati aku.....
cwo: kamu tau gk kenapa tulang rusuk aku kurang satu....
cw: tau kenapa???
cwo: karena yang satu lagi ada di kamu....
Langganan:
Postingan (Atom)